Music player

small rss seocips Music MP3
Ayo bro dengerin music ini !!!

Senin, 15 September 2014

Perkembangan Teknologi handphone

Handphone merupakan salah satu
dari perkembangan teknologi.
Dengan kecanggihan teknologi saat
ini, fungsi handphone tidak hanya
sebagai alat komunikasi biasa,
tetapi manusia juga dapat
mengakses internet, SMS, berfoto
dan juga saling mengirim data.
Dampak yang ditimbulkan dari
handpone mungkin tidak kita
sadari sama sekali. Selain
memudahkan dalam berkomunikasi
sebagai dampak positif yang
manusia dapatkan, terdapat pula
dampak negatif yang manusia
dapatkan sebagai akibat
menggunakanhandphone atau
telepon genggam ini.
Handphone pada saat ini tidak
hanya digunakan oleh kalangan
dewasa saja. Sekarang anak-anak
pun sudah banyak yang memiliki
handphone dengan kecanggihan
yang tidak kalah dengan
handphone orang dewasa. Sehingga
dampaknya terjadi tidak hanya
pada orang dewasa tetapi juga
pada anak-anak.
Misalnya pada anak-anak selain
fungsi handphone sebagai alat
komunikasi, anak-anak dinilai
“ikut-ikutan” terhadap tren saja.
Banyak hal yang dapat
diperhatikan dari fenomena ini.
Misalnya adalah jika dilihat dari
segi sosial, kesenjangan akan
sangat terlihat antara anak yang
berasal dari keluarga mampu
secara finansial dan yang tidak
dalam suatu komunitas di
sekolahnya. Penggunaan telepon
selular secara tidak langsung juga
dinilai dapat mempengaruhi
lingkungan pergaulan anak-anak.
kepemilikan telepon selular oleh
anak berkaitan dengan
perkembangan psikologisnya
khususnya dalam mengembangkan
kemampuan berinteraksi sosial dan
komunikasi serta keinginan untuk
diterima di pergaulannya
(popularitas). Kreativitas, ego
serta kondisi lingkungan (apakah
teman-temannya mempunyai
telepon selular) secara psikologis
dapat memicu seorang anak untuk
memiliki telepon selular.
Selain itu dampak negatif dari
perkembangan teknologi hadphone
terjadi juga pada orang dewasa
diantaranya :
1. Mengurangi sifat sosial manusia
karena cenderung lebih suka
berhubungan lewat internet
daripada bertemu secara langsung
(face to face).
2. Dari sifat sosial yang berubah
dapat mengakibatkan perubahan
pola masyarakat dalam
berinteraksi. Manusia menjadi
malas untuk bersosialisasi dengan
teman dan lingkungan sekitar.
Dengan fasilitas yang dimiliki oleh
HP, maka di zaman yang serba
canggih dan modern ini segalanya
bisa dilakukan dengan duduk di
tempat tanpa perlu beranjak dari
tempat duduk dan meninggalkan
aktivitas seseorang. Mulai dari
mengisi pulsa, transfer uang,
memesan tiket, belanja, hingga
memesan makanan dapat dilakukan
tanpa beranjak dari tempat
sedikitpun. Memang akan menjadi
lebih mudah tetapi orang akan
lebih tidak peduli dengan rasa
sosial.
Sebagai contohnya dapat kita lihat
dalam film wall-e. film dengan
setting masa depan yang serba
canggih yang segala macam bentuk
aktifitasnya dilakukan secara
digital. Mulai dari makan,
berbelanja, hingga mandi dilakukan
dengan system komputer sehingga
manusia tidak perlu bergerak atau
berjalan dan hanya tinggal duduk
di kursi saja semua sudah
dijalankan. Oleh karena itu
manusia menjadi malas dan karena
hanya terpaku pada penggunaan
teknologi saja bahkan merekapun
jadi lupa untuk bersosialisasi
dengan org sekitar saking terbuai
dengan kenikmatan teknologi.
Perkembangan telepon seluler
sekarang ini juga menjadi menarik
untuk disimak karena konvergensi
teknologi yang sekarang terjadi
mengisyaratkan kita bahwa
kemajuan teknologi komunikasi
informasi sekarang ini tidak
memiliki batas sama sekali. Sulit
bagi kita sekarang ini membedakan
mana masuk kategori ponsel,
kategori komputer, kategori
pemutar musik digital, maupun
kategori kamera digital atau video
digital.Tampaknya sudah tidak ada
lagi batasan yang jelas antara
berbagai teknologi yang tersedia
sekarang ini di pasaran yang
semuanya menjadi sebuah kesatuan
dan berbagai fungsi terkumpul
dalam sebuah perangkatJika di
bandingkan dengan jaman dulu
perkembangan teknologi handphone
tidak berkembang pesat seperti
sekarang ini.dapat di lihat dari
model handphone jaman dulu desai
nya sangat sederhana dan lebih
cenderung simple,tidak seperti
jaman sekarang,model handphone
banyak yang berbentuk unik dan
besar.Jaman dulu layar handphone
hanya bisa 1 warna atau
sedikit.ringtone nya masih
pollyphonic.Belum bisa mengunakan
lagu sebagai nada sambung.Dan
perkembangan yang semakin maju
Pada industri ponsel, dapat di lihat
fenomena terlihat dengan semakin
banyaknya perangkat ponsel yang
penuh dengan berbagai ragam
kemampuan multimedia, dan
bahkan pada model-model tertentu
sudah bisa menjadi fungsi
komputer dengan kecepatan
komputasi yang setara ketika
komputer pertama kali digunakan
secara massal oleh konsumen. di
antara perkembangan kedua
teknologi ini adalah persoalan
desain. Rancangan desain ponsel
sekarang ini beribu macam, dari
yang sederhana sebagai sebuah
ponsel belaka sampai
tercanggih.Contohnya saja untuk
handphone jaman sekarang,banyak
ang sudah dilengkapi oleh
kecanggihan teknoogi seperti
MMS,3G,GPRS,ringtone ujuga
semakin canggih(bisa mengunakan
MP3 sebagai ringtone),warna untuk
layar semakin banyak,dan untuk
sekarang ini nada sambung
handphone bia mengunakan sesuai
dengan yang kita inginkan.
• MMS :seperti pesan text
biasa,tetapi untuk MMS dapat
melakukan pengiriman pesan
beserta gambar.
• 3G : telepon dengan lawan
bicara,tetapi bisa di lakukan
secara tatap muka.(dan sekarang
untuk handphone yang lebih
canggih dilengkapi 3,5G dan 4G).
• GPRS: untuk internet,membuka
email.
Dengan semakin maju
perkembangan teknologi handphone
semakin membantu oran-orang
dalam melakukan segala
aktifitas,karena handphone dapat
dikatakan sebagai indenditas
seseorang.
Sekarang ini perkembangan
teknologi ponsel sangatlah
menjajikan apabila dilihat dari
dunia bisnis. Mereka memanfaatkan
ide-ide kreatif mereka dengan
hanya mengeluarkan modal yang
tidak banyak tapi bisa
menghasilkan keuntungan yang
sebanyak-banyaknya.Seperti yang
kita ketahui sekarang ini banyak
sekali game-game yang bisa di
download ke hp kita dengan
mudahnya. Hanya dengan tinggal
mengirimkan sms seharga kurang-
lebih 2000 rupiah kita bisa
mendapatkan game yg kita mau.
Ataupun lagu-lagu yang baru-baru
untuk dijadikan ringtone.
Ataupun sekarang ini kita juga bisa
mendownload foto-foto artis,
mendapatkan sms dari artis favorit
kita dengan hanya mengirimkan
sms saja. Tidak hanya untuk
hiburan saja kita juga bisa
mendapatkan informasi atau berita
dengan cara berlangganan maka
tiap hari provider akan
mengirimkan berita terbaru yang
kita inginkan. jadi dengan adannya
bisnis ini, seperti terjadi adanya
simbiosis mutualisme antara
pengguna seluler dengan provider
pasalnya dengan mengeluarkan
uang kurang lebih 2000 kita juga
akan mendapatkan informasi-
informasi yang kita inginkan,
seperti selebritis, berita,
pendidikan sampai ramalan sehinga
masing-masing pihak mendapatkan
keuntungannya masing-masing.
Tetapi tidak semua provider
berlaku jujur karena terkadang
walaupun kita telah memutuskan
untuk tidak melanjutkan
berlanganan lagi, tetapi mereka
tetap memotong pulsa kita. Jadi
kita sebagai consumen harus
pintar-pintar memilih.
SEJARAH PERKEMBANGAN
HANDPHONE
Setiap orang pasti punya
handphone kan?.. Sekarang ini
anak SD-pun punya handphone.
Kalau bicara perkembangan
handphone sepertinya tidak akan
pernah berhenti. Sejarah
Perkembangan handphone bermula
di awal abad 19, sungguh
perjalanan teknologi yang sangat
lama. Literatur sejarah
Perkembangan handphone adalah
sebagai berikut.
Tahun 1910 adalah permulaan
telepon seluler yang ditemukan
oleh Lars Magnus Ericsson
(Swedia), pendiri perusahaan
Ericsson yang kini di kenal dengan
perusahaan Sony Ericsson dan
merupakan bidang bisnis telegraf.
Tahun 1970-an perkembangan
telepon mobile di dominasi oleh 3
perusahaan besar yaitu di Eropa
dengan perusahaan Nokia dan
perusahaan Motorola-nya.
Teknologi ini mulai digunakan
tahun 1970 yang diawali dengan
penggunaan mikroprosesor untuk
teknologi komunikasi. Dan pada
tahun 1971, jaringan handphone
pertama dibuka di Finlandia
bernama ARP. Menyusul kemudian
NMT di Skandinavia pada tahun
1981 dan AMPS pada tahun 1983.
Penggunaan teknologi analog pada
generasi pertama menyebabkan
banyak keterbatasan yang dimiliki
seperti kapasitas trafik yang kecil,
jumlah pelanggan yang dapat
ditampung dalam satu sel sedikit,
dan penggunaan spektrum
frekuensi yang boros.Di sisi lain,
meningkatnya jumlah pelanggan
tidak bisa ditampung generasi
pertama. Selain itu, teknologi 1G
hanya bisa melayani komunikasi
suara, tidak seperti 2G yang bisa
digunakan untuk SMS.
Sejarah GSM diawali dengan
diadakannya konferensi pos dan
telegraf di Eropa pada tahun 1982.
Konferensi ini membentuk suatu
study group yang bernama Groupe
Special Mobile (GSM) untuk
mempelajari dan mengembangkan
sistem komunikasi publik di Eropa.
Pada tahun 1989, tugas ini
diserahkan kepada European
Telecommunication Standards
Institute (ETSI) dan GSM fase I
diluncurkan pada pertengahan
1991.
Pada tahun 1993, sudah ada 36
jaringan GSM di 22 negara.
Keunikan GSM dibanding generasi
pertama adalah layanan SMS. SMS
atau Short Message Service adalah
layanan dua arah untuk mengirim
pesan pendek sebanyak 160
karakter. GSM yang saat ini
digunakan sudah memasuki fase
2.Setelah 2G, lahirlah generasi
2,5 G yang merupakan versi lebih
baik dari generasi kedua. Generasi
2,5 ini mempunyai kemampuan
transfer data yang lebih cepat.
Yang terkenal dari generasi ini
adalah GPRS (General Packet
Radio Service) dan EDGE.
Baru-baru ini, tren komunikasi
seluler mulai beralih kepada
generasi berikutnya yang
diprediksikan akan menjadi
teknologi komunikasi seluler yang
menjanjikan. Generasi 3 atau 3G
merupakan teknologi terbaru dalam
dunia seluler. Generasi ini lebih
dikenal dengan sebutan UMTS
(Universal Mobile
Telecommunication System) atau
WCDMA (Wideband - Coded
Division Multiple Access).
Kelebihan generasi terbaru ini
terletak pada kecepatan transfer
data yang mencapai 384 kbps di
luar ruangan dan 2 Mbps untuk
aplikasi indoor.Selain itu, generasi
ini dapat menyediakan layanan
multimedia seperti internet, video
streaming, video telephony, dan
lain-lain dengan lebih baik.
Generasi ketiga ini menggunakan
teknologi CDMA yang awalnya
muncul dari teknologi militer
Amerika Serikat dan dikhususkan
pada standar IS-95. Beberapa
paten pada jaringan-jaringan yang
ada sekarang yang berbasis pada
teknologi CDMA dimiliki Qualcomm
Inc., sehingga pembuat peralatan
membayar royalti.Teknologi CDMA
membuat kapasitas suatu sel
menjadi lebih besar dibanding
sistem GSM karena pada sistem
CDMA, setiap panggilan komunikasi
memiliki kode-kode tertentu
sehingga memungkinkan banyak
pelanggan menggunakan sumber
radio yang sama tanpa terjadinya
gangguan interferensi dan cross
talk. Sumber radio dalam hal ini
adalah frekuensi dan time slot
yang disediakan untuk tiap
sel.Sistem komunikasi wireless
berbasis CDMA pertama kali
digunakan pada tahun 1995 dan
sampai sekarang, CDMA merupakan
saingan utama dari sistem GSM di
banyak negara.
Kelebihan utama yang dimiliki
generasi ketiga adalah kemampuan
transfer data yang cepat atau
memiliki bit rate yang
tinggi.Tingginya bit rate yang
dimiliki menyebabkan banyak
operator CDMA dapat menyediakan
berbagai aplikasi multimedia yang
lebih baik dan bervariasi, dan
menjadi daya tarik tersendiri bagi
pelanggan. Bayangkan, hanya
dengan sebuah handphone, kita
memiliki fasilitas kamera, video,
komputer, stereo dan radio. Selain
itu, berbagai fasilitas hiburan pun
bisa dinikmati seperti video klip,
keadaan lalu lintas secara real
time, teleconference, bahkan
ketika kita duduk di rumah pun,
kita masih bisa melakukan
berbagai hal tanpa harus keluar
ruangan, seperti mencek saldo
bank, memesan makanan dan lain-
lain. Itu semua bukan hal yang
mustahil bagi generasi ketiga.
Demikianlah sejarah Perkembangan
handphone terbentuk,
Perkembangan handphone terus
berlanjut, Teknologi Handphone
akan terus bergulir, inovasi baru
akan terus muncul pada masa-masa
yang akan datang.
Sejarah Perkembangan Handphone
dari masa ke masa.
Terbentuknya HP tidak lepas dari
adanya penemuan telepon. Ya,
fungsinya aja sama! Tapi, HP agak
berbeda. HP adalah perangkat
telekomunikasi elektronik yang
mempunyai kemampuan dasar yang
sama dengan telepon konvensional
saluran tetap, namun dapat dibawa
ke mana-mana (portabel, mobile)
dan tidak perlu disambungkan
dengan jaringan telepon
menggunakan kabel
(nirkabel;wireless). Jadi, memang
lebih praktis pakai HP. Dan saat
ini, Indonesia mempunyai dua
jaringan telepon nirkabel yaitu
sistem GSM (Global System for
Mobile Telecommunications) dan
sistem CDMA (Code Division
Multiple Access).
HP pertama kali digunakan di
negeri Paman Sam, Amerika, pada
tahun 1947. Dan alat canggih ini
pun beredar dengan cepat di
seluruh dunia. Ini pun bisa terjadi
dengan adanya perusahaan-
perusahaan besar yang membuat
HP sampai sekarang, seperti
Nokia, Motorola dan Sony
Ericsson.
Teknologi HP berkembang dari
generasi ke-0 sampai generasi
ke-4. Uraiannya dapat kita lihat di
bawah ini. Check this out!
Generasi ke-0 (0-G)
Generasi ke-0 tidak lepas dari
berkembangnya radio. Dengan
berkembangnya radio, telepon
seluler pun berkembang juga. Ini
dibuktikan dengan adanya alat
komunikasi di medan perang dunia
ke-2, yaitu handie talkie.
Generasi ke-1(1-G)
Generasi ke-1 adalah generasi
telepon seluler pertama yang
sebenarnya dan telah mengubah
dunia menjadi seperti masa kini.
Ciri dari telepon selular 1-G adalah
berat HP yang mencapai 800 gram,
ada antenanya, dan teknologi yang
digunakan masih bersifat analog
yang dikenal dengan istilah AMPS
(frekuensi berkisar antara 825
Mhz- 894 Mhz). Kekurangan dari
telepon seluler 1-G adalah
beratnya yang terlalu besar dan
mobilitas pengguna yang terbatas
pada jangkauan area telepon
seluler.
Generasi ke-2 (2-G)
Generasi ke 2 muncul pada tahun
1990-an, dengan adanya CDMA di
Amerika dan GSM di Eropa. 2-G
sudah mengubah sinyal analog yang
dipakai pada generasi 1-G menjadi
sinyal digital, sehingga telepon
seluler menjadi lebih lengkap dan
canggih dengan adanya fitur pesan
suara, panggilan tunggu, danSMS.
Tentunya, ponsel 2-G lebih
diunggulkan dari generasi
sebelumnya, karena selain memiliki
ukuran yang lebih kecil dan lebih
ringan karena penggunaan
teknologi chip digital, ponsel 2-G
juga menggunakan sinyal radio
yang lebih rendah, sehingga
mengurangi efek radiasi yang
membahayakan penggunanya.
Generasi ke-3 (3-G)
Generasi ke-3 ini memungkinkan
operator jaringan untuk memberi
pengguna mereka jangkauan yang
lebih luas, termasuk internet
sebaik video call berteknologi
tinggi. Dalam 3G terdapat 3
standar untuk dunia telekomunikasi
yaitu Enhance Datarates for GSM
Evolution (EDGE), Wideband-
CDMA, dan CDMA 2000. 3G
memang menyediakan fitur high-
speed data access sehingga
memungkinkan tersedianya
layanan-layanan data yang lebih
menarik, namun tetap saja 3G
memiliki kelemahan. Kelemahan
dari generasi 3G ini adalah biaya
yang relatif lebih tinggi, dan
kurangnya cakupan jaringan karena
masih barunya teknologi ini. Yah,
pengguna 3G memang belum
banyak.
Generasi ke-4 (4-G)
Generasi ke-4 ini merupakan
sistem telepon seluler yang
menawarkan pendekatan baru dan
solusi infrastruktur yang
mengintegrasikan teknologi
wireless yang telah ada termasuk
wireless broadband (WiBro),
802.16e, CDMA,wireless LAN,
Bluetooth, dll. Sistem 4G
berdasarkan heterogenitas
jaringan IP yang memungkinkan
pengguna untuk menggunakan
beragam sistem kapan saja dan
dimana saja. 4G juga memberikan
penggunanya kecepatan tinggi,
volume tinggi, kualitas baik,
jangkauan global, dan fleksibilitas
untuk menjelajahi berbagai
teknologi berbeda. Terakhir, 4G
memberikan pelayanan pengiriman
data cepat untuk mengakomodasi
berbagai aplikasi multimedia
seperti, video conferencing, game
on-line.
Nah, sekarang jadi tau kan,
generasi HP dari masa ke masa?
Handphone pun bisa menjadi alat
multifungsi, karena memiliki fitur
yang berbeda dari masa ke masa.
Seperti adanya MP3 Player,
kamera, game, televisi, dan fitur
Internet. HP pun bisa berubah
menjadi HP Pintar (smart phone)
jika di dalamnya
terdapatOperating System (OS).
Bentuknya pun bisa berbeda-beda,
dari CandyBar, ponsel QWERTY,
atau touchscreen. Tapi yang pasti,
secanggih-canggihnya handphone,
fungsi utamanya tidak bisa
ditinggalkan. Yaitu, untuk
berkomunikasi dengan orang lain
dimana saja dan kapan saja.
Dampak positif
Dampak positif pemanfaatan
teknologi informasi lainnya
misalkan di bidang jasa pelayanan
kesehatan. Institusi kesehatan
menggunakan teknologi informasi
untuk memberikan pelayanan
secara terpadu dari pendaftaran
pasien sampai kepada system
penagihan yang bisa dilihat melalui
internet. Contoh lain adalah
bermunculannya polling atau
layanan masyarakat dalam bentuk
SMS (Short Message Service),
termasuk juga untuk sistem
perbankan yang dikenal dengan M-
Banking (Mobile Banking).
Pernahkah kita sadari di lain sisi,
kita mendengar dampak negatif
dari pemanfaatan teknologi? Salah
satu penelitian yang di lakukan di
Universitas Tohoku Jepang
menunjukan bahwa jika anak-anak
dijejali aneka permainan komputer,
maka lama-kelamaan akan terjadi
kerusakan di sebagian otaknya, hal
ini disebabkan pengaruh radiasi
monitor komputer yang terserap ke
otak melalui matanya. Atau seperti
kejadian di Thailand di mana
seorang gadis remaja gantung diri
karena frustasi tidak dapat
menyelesaikan permainanbomber
man. Di bidang kriminalitas,
walaupun belum ada penelitian
yang kongkret tapi dipercaya,
bahwa ada korelasi positif antara
bermain permainan komputer
dengan tingkat kejahatan di
kalangan anak muda, khususnya
permainan komputer yang banyak
memuat unsur kekerasan dan
pembunuhan.
Di bidang perbankan, lebih
mengkhawatirkan lagi penggunaan
kartu kredit illegal (carding).
Belum lagi perseteruan antara
pembuat virus dan antivirus yang
tidak pernah berhenti sepanjang
masa. Fenomena seperti ini adalah
sebagian kecil contoh yang dekat
dengan kehidupan kita. Yang
menjadi pertanyaannya sekarang
adalah bagaimana kita harus
menyikapi? Apakah kita berdiam
diri, atau ikut terlibat dalam
perkembangan teknologi informasi?
Dampak positif dan negatife dari
suatu perkembangan teknologi
adalah pilihan di tangan kita.
Banyak literatur yang
mendefinisikan teknologi informasi.
Secara simpel, teknologi informasi
dapat didefinisikan sebagai suatu
teknologi yang berfungsi untuk
menghasilkan, menyimpan,
mengolah, dan menyebarkan
informasi tersebut dengan
berbagai bentuk media dan format
(image, suara, text, motion
pictures, dsb). Dari pengalaman
dan pengamatan, tahapan
pemanfaatan teknologi informasi
dimulai pada saat teknologi
informasi dianggap sebagai media
yang dapat menghemat biaya
dibandingkan dengan metode
konvensional, misalkan saja
pemakaian mesin ketik, kertas,
penghapus, tip-ex, proses editing,
dsb yang cenderung tidak efisien.
Sekarang dengan bantuan
komputer kita bisa melihat hasil
ketikan di layar monitor sebelum
dicetak, sehingga mengirit biaya
kertas (paperless). Selain itu kita
juga dapat menghemat waktu dan
tempat penyimpanan file.
Setelah dirasakan bahwa teknologi
Informasi dapat menggantikan
beberapa cara konvensional yang
memberikan benefit, maka orang
mulai melihat kelebihan lainnnya.
Sebagai contoh sarana pengiriman
surat diganti diganti dengan surat
eletronik (e-mail), pencarian data
melalui search engine,chatting,
mendengarkan musik, dan
sebagainya. Pada tahap ini orang
sudah mulai menginvestasikan
kepada perangkat komputer. Dari
manfaat yang didapatkan,
teknologi informasi mulai
digunakan dan diterapkan untuk
membantu operasional dalam
proses bisnis. Misalnya perusahaan
dalam memberikan pelayanan
kepada pelanggan dengan
menyediakan informasi jasa dan
produk yang ditawarkan tanpa
dibatasi waktu dan ruang, misal
pesan tiket dengan SMS,
pengaduan ke Presiden dengan
SMS, dsb.
Memang awalnya teknologi
informasi dan komunikasi
diciptakan untuk menunjang
kegiatan bisnis. Pada
perkembangannya, manusia secara
pribadi ternyata juga dapat
memanfaatkan kecanggihan
teknologi ini. Contohnyahandphone,
kalau dulu individu secara pribadi
masih sulit untuk
menggunakanhandphone karena
dulu piranti pendukungnya masih
mahal, tetapi kinihandphone
sebagai salah satu produk
teknologi informasi dan komunikasi
telah menjadi produk yang umum,
yang tidak hanya digunakan untuk
menunjang kegiatan bisnis
pemiliknya, tetapi telah menjadi
bagian dari gaya hidup (life-style).
Bahkan saat ini anak SD pun telah
membawa handphone, sehingga
handphone bukan barang murah
lagi. Mengutip salah satu slogan
produsen handphone terkemuka,
“connecting people“, ternyata
benar adanya. Kian mudah saja
berhubungan dengan orang lain.
REVOLUSI TEKNOLOGI
HANDPHONE Dan DUNIA
PENDIDIKAN KITA
Revolusi teknologi komunikasi
berkembang demikian pesat, selalu
mengalami inovasi untuk memenuhi
tuntutan kebutuhan manusia,
kenyamanan, dan hiburan.
Teknologi sebagai hasil aplikasi
sains tidak dapat diingkari telah
memberikan aneka dampak bagi
kehidupan manusia. Dengan aneka
bentuk dan produknya teknologi
mampu meringankan tugas manusia,
serta meniscayakan untuk men
ingkatkan kesejahteraan manusia.
Bentangan jarak antar benua
berkat kemajuan teknologi selluler
dapat diperpendek dengan jalur
komunikasi yang sangat luas.
Bahkan dengan generasi terbaru -
3G - komunikasi antar personal
dapat pula disaksikan wajah antara
komunikan dan komunikator.
Untuk kenyamanan dan melayani
kebutuhan Konsumen beberapa
produsen memproduksi aneka jenis
handphone dengan aneka fasilitas
yang disediakan sesuai dengan
tuntutan kebutuhan konsumen.
Radio FM, Kamera digital, Video,
televisi telah teraplikasi dalam
perangkat handphone. Kemajuan
teknologi yang memanjakan
kosnsumennya.
Dalam dunia pendidikan
perkembangan kemajuan teknologi
komunikasi dan informasi menjadi
sebuah fenomena yang menuntut
dan mengharuskan pada
stakeholder dan pelaku pendidikan
untuk senantiasa mengikuti
perkembangan teknologi informasi,
serta menerapkannya dalam dunia
pendidikan.
Abad teknologi, sebuah era yang
tidak memungkinkan bagi manusia
untuk menghindari dan
mengabaikannya. Komputer, LCD /
infocus, video, internet, sebagian
dari produk teknologi informasi,
saat ini bukan sesuatu yang asing
dalam dunia pendidikan, khususnya
sebagai media dalam proses
pembelajaran di dalam kelas.
Eksplorasi terhadap fasilitas yang
tersaedia dalam perangkat
teknologi dan layanan kartu
selluler, membuka eksplorasi
terhadap luasnya dunia
pengetahuan. Perangkat yang
mudah didapat dengan aneka
fasilitas yang memungkinkan untuk
memberikan layanan internal
institusi atau lembaga pendidikan,
serta antar individu; murid dengan
murid, guru dengan murid atau
sebaliknya.
Perkembangannya Handphone
semakin dilengkapi dengan aneka
fasilitas untuk memenuhi tuntutan
kebutuhan konsumen, kenyamanan,
dan kesenangan yang
menyenangkan. Aneka fasilitas
mulai dari mms, radio fm,
internet, tv, mp3, vodeo, kamera
digital adalah perkembangan
fasilitas yang diaplikasikan dalam
perangkat handphone.
Selama ini aneka fasilitas yang
teraplikasi dalam peramghkat
handphone, masih digujnakan
sebatas hiburan untuik mengisi
waktu senggang, dan semacamnya.
Persepsi yang kemudian
memunculkan stigma negatif
terhadap handphone di dunia
pendidikan. Handphone selalu
dikonotasikan membawa dampak
negatif bagi kehidupan remaja
atau pelajar.
Pada hal dalam sebuah survey kecil
dalam sebuah acara tlkshow di
metrotv yang mengundang
beberapa kalnangan dari berbagai
profesi, ternyata yang membuka
gambar porno lewat handphone
juga dilakukan oleh ibu-ibu rumah
tangga dan beberapa kalangan
profesional,, di samping juga disitu
terungkap beberapa pelajar
melihat foto porno bukan karena
kehendaknya, tetapi dikirimi
temannya, karena fasilitas
handphone yang memungkinkan
untuk menerima kiriman semacam
itu.
Fasilitas yang tersedia dalam
layanan selluler , merupakan pisau
bermata dua ; bermanfaat jika
arif dan bijak dalam
memanfaatkannya, sekaligus
mencelakakan jika lalai terhadap
dampak yang ditimbulkannya.
Semisal; pertama betapa banyak
korban yang tertipu layanan sms
berhadiah. Kecerobohan yang
disebabkan kehilangan akal sehat,
ingin mendapatkan sesuatu
(hadiah) tanpa harus bersusah
payah. Kondisi yang kemudian
dmanfaatkan para pemilik modal
dengan memanfaatkan artis,
agamawan, tukang ramal
(paranormal) untuk memberikan
layanan sms melalui call sentre
dengan tarif yang mahal atau tak
wajar, antara Rp.2.000 - 3.000 /
sms. Anehnya tawaran semacam itu
masih banyak pengkikutnya,
penanda makin kuatnya instansi
kehidupan dalam sebuah gaya
hidup skeptis dan fragmatis.
Juga tidak sedikit waktu guru
terbuang di kelas saat
melaksanakan pembelajaran karena
sibuk ber sms dengan seseorang
dan bahkan menerima panggilan di
saat mengajar di kelas. Sebuah
lanskap yang kurang etis dipandang
dari sudut pendidikan etika,
karena guru memberikan contoh
yang tidak baik. Sebaiknya saat
aktif mengjaar di kelas handphone
harus dalam keadaan non aktif
(off) atau kalau pun aktif
memakai sinyal getar dan
menjawab panggilan dilakukan di
luarv kelas denganb meminta ijin
terhadap kelas yang ditinggalkan.
Sayang, memang kalau teknologi
komunikasi yang masuk ke dalam
ruang belajar tidak dimanfaatkan
untuk meningkatkan kualitas dan
efektifitas pembelajaran.
Akan sangat berbeda apabila
fasilitas layanan short message
service (SMS) dipergunakan untuk
memberikan layanan bagi peserta
didik untuk melakukan remedial
atau perbaikan pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar