Kevin Jap selaku Country Manager Handphone Haier Indonesia, mengungkapkan bahwa pendirian pabrik ponsel ini merupakan salah satu upaya perusahaan memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) perangkat 4G yang rencananya akan diterapkan oleh pemerintah pada 2017. Pihak Haier pun sudah sejak tahun lalu memastikan komitmen perusahaan untuk memenuhi aturan TKDN.
Seperti diketahui, pemerintah saat ini tengah gencar-gencarnya merancang aturan TKDN yang salah satunya bertujuan menekan defisit neraca perdagangan. Hal tersebut dikarenakan sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah penyumbang defisit transaksi perdagangan terbesar kedua di Indonesia.
Untuk tahap awal, pabrik Haier ini diklaim akan menghadirkan dua tipe smartphone dan satu tipe modem router 4G LTE Smartfren. Adapun untuk investasi pembangunan pabrik, Haier mengucurkan dana lebih dari US$ 1 Juta. Jumlahnya diperkirakan bisa bertambah seiring dengan perkembangan kebutuhan pabrik nantinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar